Berita  

Kalimantan Timur Akhirnya Punya NPS

Badan Narkotika Nasional (BNN) resmikan laboratorium pendeteksi narkoba atau new psychoactive substances (NPS) di Kalimantan Timur. Hal itu disambut baik oleh Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur Masykur Sarmian.

“Ini merupakan langkah bagus dan patut kita syukuri bagi Kaltim memiliki laboratorium pengujian narkotika, psikotropika, prekursor, bahan adiktif lainnya yang mengandung zat narkotika, dan ini satu-satunya di Kalimantan,” kata Masykur Sarmian di Samarinda, Kamis (10/11).

Menurutnya, keberadaan laboratorium tersebut merupakan upaya yang baik bagi Pemerintah Provinsi Kaltim untuk lebih masif mencegah dan memerangi tingkat konsumsi narkoba di masyarakat.

Apalagi DPRD Kaltim saat ini sedang gencar mensosialisasikan Perda nomor 7 tahun 2017 tentang Fasilitasi pencegahan penyalahgunaan narkotika.

Baca juga:
Calon Polwan Anak Petani Digugurkan, Ini Respons Mabes Polri

Selain itu juga DPRD Kaltim berinisiatif menyusun Rancangan Perda (Raperda) tahun 2022 dan sudah dilakukan konsultasi publik sebagai upaya menjalankan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 12 Tahun 2019.

“Tujuannya untuk mendesiminasikan Rancangan Perda Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN),” katanya.

Masykur menambahkan Kaltim termasuk daerah kawasan akses bebas dan terbuka sehingga dampak peredaran narkoba sangat rentan.

“Dengan adanya laboratorium ini menjadi sinergi dengan Perda Kaltim tentang pencegahan narkotika,” ujarnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *